Pengaruh AI di dunia pendidikan dan kampus
Semenjak tahun 2024 terjadi fenomena di beberapa negara, khususnya negeri cina.
Terdapat 19 Kampus di China dilaporkan mengapus jurusan program studi yang dinilai ‘tradisional’ dan tidak relevan lagi dengan perkembangan jaman, kemudian mengubahnya ke 96 jurusan teknologi baru .
Apa alasannya?
Sejak dari tahun 2013 hingga 2022, data dari Kementerian Pendidikan China, menunjukkan bahwa jumlah jurusan teknik di kampus perguruan tinggi seluruh China meningkat jadi 7.566. Data per Juli 2024, total 19 perguruan tinggi di China menghapus 99 jurusan yang dinilai ‘tradisional’ dan mengubahnya ke 96 jurusan teknologi terbaru seperti Artificial Intelligence (AI), robotika, keamanan siber, blockchain, hingga big data, demikian dilansir dari South China Morning Post (SCMP).
Jurusan jurusan lain seperti bahasa asing yang ada di universitas-universitas di China juga mengalami tergoncang, hal ini juga disebabkan kehadiran kecerdasan buatan atau AI. Pasalnya, AI mengganggu pencarian lapangan kerja & karier para lulusan sarjana. Dunia pendidikan universitas diharuskan menerapkan reformasi besar-besaran. Padahal, dulunya jurusan ini menyediakan peluang berlimpah menuju karier yang menjanjikan.
Translate atau Alat penerjemahan AI kini sudah mampu mencapai tingkat akurasi lebih dari 95 persen dengan biaya 1 persen lebih murah daripada jasa manusia. Teknologi AI telah menguasai lebih 50 persen pasar penerjemahan secara umum.
Pergeseran zaman atau era ini telah menghilangkan permintaan penerjemah yang dilakoni manusia dasar sekaligus menciptakan ceruk pasar bagi manajer penerjemahan yang mahir dalam kolaborasi AI.
Hal ini sebuah realitas yang sulit dibantah. Otomasi dan AI kini mampu menggantikan pekerjaan manusia dengan biaya lebih murah dan kecepatan jauh lebih tinggi.
Tugas-tugas administratif, analisis data, hingga produksi konten—yang dulu menjadi ladang kerja lulusan baru—kini dapat diselesaikan dalam hitungan detik oleh mesin.
Demikian fenomena yang terjadi di awal abad 21 yang sudah mengalami revolusi teknologi yang sangat mempengaruhi semua bidang kehidupan manusia. Karena semua sektor sudah di ambil alih oleh mesin AI. semoga generasi kita mampu dan tetap eksisi di masa depan, sekian dan terima kasih.